Widgets

Home » , , , » Cara Memasang Stabilizer/ Automatic Voltage Regulator ( AVR )

Cara Memasang Stabilizer/ Automatic Voltage Regulator ( AVR )

Written By TEKNIK KETENAGALISTRIKAN on Thursday, May 9, 2013 | 8:55 PM

Sebelum membahas cara memasang stabilizer / stabilisator tegangan ( ada juga yang menyebutnya AVR (Automatic Voltage Regulator)) ada baiknya kita sedikit tahu mengapa kita butuh stabilizer. 

Ada kalanya tegangan listrik dirumah kita turun-naik sehingga dapat mengakibatkan peralatan listrik yang sensitif terhadap perubahan tegangan menjadi rusak (contoh: computer dsb.). 
  Banyak faktor yang membuat tegangan listrik menjadi turun-naik. Jika rumah anda merupakan salah satu pelanggan dari perusahaan listrik negara, keadaan tegangan turun-naik biasanya terjadi menjelang petang sampai kurang lebih jam 10 malam dimana terjadi beban puncak yang berakibat tegangan menjadi turun-naik. Faktor lain adalah jarak rumah pelanggan ke trafo distribusi juga sedikit banyak mempengaruhi perubahan tegangan.


Pada peralatan rumah tangga kita banyak yang mempunyai toleransi terhadap perubahan tegangan, tetapi tidak sedikit pula peralatan yang sensitif terhadap perubahan tegangan tersebut. Hal ini tentu saja sedikit merepotkan. Sebagai pelanggan listrik, salah satu cara memperbaiki perubahan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan stabilizer / stabilisator tegangan ke alat yang akan digunakan,  seperti terlihat pada gambar dibawah ini.


Gambar Pemasangan Stabilizer/Stabilsator ke Peralatan Listrik
Lalu bagaimana jika terdapat banyak peralatan kita yang sensitif terhadap perubahan tegangan? Apakah akan dipasang stabilizer/stabilisator pada masing - masing peralatan tersebut? 

Jawabannya bisa iya dan juga bisa tidak. Jika anda mau memasangkan setiap stabilizer/stabilisator ke masing masing peralatan tersebut juga tidak menjadi masalah.
Akan tetapi hal tersebut tentu saja kurang efektif karena anda akan membutuhkan banyak stabilizer/stabilisator yang tentu saja membutuhkan banyak biaya.

Lalu bagaimana cara memasang 1 buah stabilizer/stabilisator untuk digunakan pada banyak peralatan? Jawabannya tentu saja dengan membuat/menambahkan sedikit komponen instalasi listrik pada rumah / bangunan kita. Penjelasan  mengenai membuat/menambahkan komponen intalasi listrik terlihat seperti gambar dibawah ini.


Gambar Pemasangan stabilizer/Stabilsator ke Instalasi Listrik
Kabel steker bawaan (kabel lentur dan serabut) dari pabrik stabilizer/stabilisator telah dibuat sedemikian rupa agar tahan terhadap kapasitas penggunaan, tetapi tidak ada salahnya anda memodifikasi/menggantinya dengan kabel NYM 3x2,5 mm. Demikian juga dengan kabel keluar dari stabilizer ke instalasi listrik rumah, sebaiknya digunakan kabel NYM 3x2,5 mm. Gunakan pula Steker yang baik (steker untuk 3 kabel  1 Fasa 1 netran dan 1 ground.) dan pastikan pemasangan kabel ke steker terpasang erat. 

Satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam pemilihan stabilizer/stabilisator tegangan adalah memilih kapasitas dari stabilizer/stabilisator. Ada baiknya pemilihan kapasitas disesuaikan dengan daya listrik yang terpasang pada rumah anda atau bisa lebih besar sedikit terhadap daya listrik yang terpasang. Sebagai contoh, stabilizer/stabilisator dengan kapasitas 900 VA atau 1300 VA dapat digunakan untuk pelanggan listrik dengan daya terpasang 900 Watt.



Share this article :
Sukai Blog ini :

20 comments:

  1. bellissimo sito vieni a visitare mio sito

    ReplyDelete
    Replies
    1. grazie per l'amico kunjunganya Saluti da Indonesia

      Delete
    2. antimo obat masuk angino hohoho

      Delete
    3. hohoho kerokino lo masuk angino hoho

      Delete
  2. makasi zob atas infonya!
    anrhy.blogspot.com

    ReplyDelete
  3. ingin praktek masang stabilizer, takut kesetrum Bro hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe
      kalau takut kesetrum matikan sumber listriknya sobat atau turn off MCB sobat hehe

      Delete
  4. Info yang sangat bermamfaat sobat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih sobat semoga sukses selalu kawan

      Delete
  5. sipp nih tipsnya mas, tankyu yah udah share

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. sama-sama sobat semoga bermanfaat untuk anda

      Delete
  7. Replies
    1. amin yarrabal'alamin
      semoga kesampaian pak hehe

      Delete
    2. untuk setting volt pada stabilizher yang di pasang ke komputer idealnya berapa gan?

      Delete
  8. kalo saya memasang stabilizer pd masing2 peralatan, apakah berpengaruh dgn daya listrik terpasang?

    ReplyDelete
  9. apakah AVR kapasitas 5Kva bisa di gunakan untuk daya terpasang di rumah 2200 watt, mohon pencerahan trima kasih

    ReplyDelete
  10. mas/pak pakar listrik , saya baru beli stabiliser avr/l-15000gs, saya bingung pasang kabelnya, krn ada 4 kutub baut pemasangan kabel : 2 baut input dan 2 baut output. apa saya pasang kabel positif+negatif PLN di baut input dan kabel positif+negatif instalasi rumah ke baut output. mohon pencerahan. terimakasih

    salam hormat
    andijas-kalimantan selatan

    ReplyDelete

Subscribe via email untuk berlangganan artikel terbaru dari blog ini

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Teknik Ketenagalistrikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Gunawan Template
Proudly powered by Blogger