Widgets

Home » » Penghantar Listrik

Penghantar Listrik

Written By TEKNIK KETENAGALISTRIKAN on Monday, April 8, 2013 | 6:38 PM

Penghantar Listrik

Penghantar atau kabel yang sering digunakan untuk instalasi listrik
penerangan umumnya terbuat dari tembaga. Penghantar tembaga
setengah keras (BCC ½ H = Bare Copper Conductor Half Hard) memiliki
nilai tahanan jenis 0,0185 ohm mm²/m degangan tegangan tarik putus
kurang dari 41 kg/mm². sedangkan penghantar tambaga keras (BCCH =
Bare Copper Conductor Hard), kekuatan tegangan tariknya 41 kg/mm².
Pemaaian tembaga sebagai penghantar adalah dengan pertimbangan
bahwa tembaga merupakan suatu bahan yang mempunyai daya hantar
yang baik setelah perak.

Penghantar yang dibuat oleh pabrik yang dibuat oleh pabrik terdapat
beraneka ragamnya. Berdasarkan konstruksinya, penghantar
diklasifikasikan sebagai berikut:
a) Penghantar pejal (solid); yaitu penghantar yang berbentuk kawat
pejal yang berukuran sampai 10 mm². Tidak dibuat lebih besar lagi
dengan maksud untuk memudahkan penggulungan maupun
pemasangannya.

Gambar 1. Penghantar Pejal
b) Penghantar berlilit (stranded); penghantarnya terdiri dari beberapa
urat kawat yang berlilit dengan ukuran 1 mm² – 500 mm².

Gambar 2. Penghantar Stranded
c) Penghantar serabut (fleksibel); banyak digunakan untuk tempattempat
yang sulit dan sempit, alat-alat portabel, alat-alat ukur listrik
dan pada kendaraan bermotor. Ukuran kabel ini antara 0,5 mm² -
400 mm².

Gambar 3. Penghantar Serabut
d) Penghantar persegi (busbar); penampang penghantar ini berbentuk
persegi empat yang biasanya digunakan pada PHB (Papan Hubung
Bagi) sebagai rel-rel pembagi atau rel penghubung. Penghantar ini
tidak berisolasi.

Gambar 4. Pengantar Persegi
Adapun bila ditinjau dari jumlah penghantar dalam satu kabel,
penghantar dapat diklasifikasikan menjadi:
a) Penghantar simplex; ialah kabel yang dapat berfungsi untuk satu
mecam penghantar saja (misal: untuk fasa atau netral saja).
Contoh penghantar simplex ini antara lain: NYA 1,5 mm²; NYAF 2,5
mm² dan sebagainya.
b) Penghantar duplex; ialah kabel yang dapat menghantarkan dua aliran
(dua fasa yang berbeda atau fasa dengan netral). Setiap
penghantarnya diisolasi kemudian diikat menjadi satu menggunakan
selubung. Penghantar jenis ini contohnya NYM 2x2,5 mm², NYY
2x2,5mm².

Gambar 5. Kabel NYM
c) Penghantar triplex; yaitu kabel dengan tiga pengantar yang dapat
menghantarkan aliran 3 fasa (R, S dan T) atau fasa, netral dan arde.
Contoh kabel jenis ini: NYM 3x2,5 mm², NYY 3x2,5 mm² dan
sebagainya.
d) Penghantar quadruplex; kabel dengan empat penghantar untuk
mengalirkan arus 3 fasa dan netral atau 3 fasa dan pentanahan.
Susunan hantarannya ada yang pejal, berlilit ataupun serabut. Contoh
penghantar quadruplex misalnya NYM 4x2,5 mm², NYMHY 4x2,5mm²
dan sebagainya.
Jenis penghantar yang paling banyak digunakan pada instalasi rumah
tinggal yang dibangun permanen saat ini adalah kabel rumah NYA dan
kabel NYM.

Share this article :
Sukai Blog ini :

0 comments:

Post a Comment

:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Subscribe via email untuk berlangganan artikel terbaru dari blog ini

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Teknik Ketenagalistrikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Gunawan Template
Proudly powered by Blogger